Pemandangan sedikit berbeda terlihat pada pelaksanaan Upacara Bendera hari Senin (07/05/2012) di SMP Negeri 5 Parepare. Tidak seperti biasanya pembina upacara adalah kepala sekolah atau salah satu guru SMP Negeri 5 Parepare, tetapi kali ini pembina upacara adalah anggota POLRI berseragam lengkap.
Hal ini adalah salah satu bentuk pendekatan POLRI kepada pihak sekolah terutama kepada siswa untuk memberikan sosialisasi langsung terkait hal-hal yang bersentuhan dengan dunia remaja.
Dalam amanahnya, Bapak Aiptu Marino selaku pembina upacara menyampaikan beberapa hal kepada peserta upacara. Anggota POLRI yang bertugas di bagian Bimbingan Masyarakat Polres Parepare ini menyatakan betapa berbahayanya narkoba dalam kehidupan dan siswa khususnya yang berusia rata-rata 12 - 21 tahun sebagai sasaran empuk peredarannya. Untuk itu siswa dan sekolah diminta proaktif memerangi narkoba.
Hal lain yang disampaikan adalah terkait tertib berlalu lintas, kecenderungan siswa yang berada di luar sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung serta bentuk kenakalan remaja lainnya. Menurut Bapak Aiptu Marino, POLRI bersama Satpol-PP akan menggelar operasi untuk menertibkan para pelajar yang melanggar aturan terutama bolos saat pelajaran berlangsung untuk diberikan pembinaan khusus.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif POLRI yang melakukan sosialisasi langsung ke sekolah ini karena langsung bersentuhan dengan para siswa. Kepala SMP Negeri 5 Parepare, Drs. Misbahuddin, M.Pd mengatakan "Kami menyambut gembira kedatangan pihak POLRI ke SMP Negeri 5 Parepare dalam rangka melakukan sosialisasi ini. Ini salah satu bentuk pendekatan persuasif POLRI kepada masyarakat terutama kepada siswa secara langsung. Semoga apa yang disampaikan bisa dilaksanakan oleh semua elemen sekolah terutama siswa selaku obyek".
Guru SMP Negeri 5 Parepare
Kantin Kejujuran
Kunjungan Kajati Sul-Sel
Perpisahan 2010/2011





